Teori Memori


Ingatan atau memory merujuk pada proses penyimpanan atau pemeliharaan informasi yang telah diperoleh seorang individu sepanjang masa. Hampir semua aktivitas manusia baik yang bersifat kognitif, afektif maupun psikomotor pasti melibatkan ingatan. Oleh karena itu ingatan menjadi hal yang sangat penting dalam berbagai proses yang dialami manusia.(Ellis dan hunt, 1993; Matlin, 1989).
Berikut adalah tiga model ingatan yang berkaitan dengan pemrosesan informasi;
1.      Menurut Atkinson dan Shifrrin (Model Ingatan Jangka Pendek dan Panjang)
Model ingatan menurut Atkinson dan Shifrrin didasarkan kepada pemrosesan informasi. Berdasarkan model ini, informasi yang diterima kemudian diproses melalui pencatatan indera menuju pada ingatan jangka pendek, dan akhirnya sampai pada penyimpanan yang lebih permanen di dalam ingatan jangka panjang. Menurut model ini informasi dimasukkan dan di olah melalui 3 tahap ( Huitt, W ;2003).
Pemindahan informasi dari ingatan indera (ingatan sensori) menuju pada ingatan jangka pendek akan dikendalikan oleh perhatian. Jika proses informasi dalam ingatan jangka pendek sudah dikendalikan, maka informasi itu akan melakukan fungsi ingatan. Proses pengendalian yang paling penting dalam ingatan jangka pendek adalah rehearsal atau repetition, yaitu pengulangan informasi dalam pikiran atau ingatan.

2.      Menurut Craik dan Lockhart (Model Tingkat Pemrosesan Informasi)
Teori ini menekankan pada aspek keluwesan atau fleksibilitas manusia di dalam memproses informasi. Manusia dapat memproses informasi menurut tingkatan yang berbeda-beda, tidak seperti teori ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang yang bersifat kaku.
Menurut Craik dan Lockhart (1972) suatu proses pengulangan informasi (rehearsal) dibedakan menjadi pengulangan untuk pemeliharaan dan untuk elaborasi atau pendalaman. Pemrosesan informasi pada tingkat yang lebih dalam akan meningkatkan kinerja penggalian kembali informasi di dalam ingatan (recall) karena adanya faktor yang menonjol (distinctiveness) dan pemerincian (elaboration).
3.      Menurut Endel Tulving
Menurut Tulving, Memori dapat dilihat sebagai suatu hirarki yang terdiri dari tiga sistem Memori:
a.       Memori Prosedural: Memori mengenai bagaimana caranya melakukan sesuatu, misalnya Memori mengenai bagaimana caranya mengupas pisang lalu memakannya. Memori ini tidak hanya dimiliki manusia, melainkan dimiliki oleh semua makhluk yang mempunyai kemampuan belajar, misalnya binatang yang mengingat bagaimana caranya melakukan akrobat di sirkus.
b.      Memori Semantik: Memori mengenai fakta-fakta, misalnya Memori mengenai ibukota-ibukota Negara. Kebanyakan dari Memori Semantik berbentuk verbal.
c.       Memori Episodik: Memori mengenai peristiwa-peristiwa yang pernah dialami secara pribadi oleh individu di masa yang lalu. Misalnya Memori mengenai pengalaman masa kecil seseorang.
Tulving mengajukan bukti adanya sistem memori yang terpisah-pisah seperti di atas antara lain melalui:
a.       Amnesia: Adanya amnesia yang berbeda-beda, misalnya penderita amnesia yang melupakan semua Memori Episodik (pengalaman masa lalu), tapi masih mengingat Memori Prosedural.
b.      Penyakit Alzheimer’s yang juga hanya menyerang sistem memori tertentu saja.
4.      Menurut Rumelhart
Skemata merupakan istilah lain yang digunakan untuk menjelaskan fungsi kognitif. Menurut Rumelhart (1980), skemata adalah fungsi di dalam otak yang menafsirkan, mengatur dan menarik kembali informasi; dengan kata lain, skemata adalah kerangka mental. Skemata ini sangat penting untuk proses belajar membaca karena skemata menyimpan data masa lalu (pengetahuan dan pengalaman) di dalam memori, yang sewaktu-waktu dapat ditarik kembali jika diperlukan.
Daftar Pustaka
·         http://hasanahworld.wordpress.com/2010/01/24/mengenal-tentang-model-model-ingatan-dan-pemrosesan-informasi/. Pengarang: Farida Nurhasanah. Judul: Mengenal Model-Model Ingatan dan Pemrosesan Informasi. Diunduh pada: Minggu 17 Oktober 2010, 16.35.
·         Suharnan. 2005. Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi.
·         http://rumahbelajarpsikologi.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=124. Pengarang: Judithia A. Wirawan, Psi., Msi. Judul: Memori. Diunduh pada: Minggu 17 Oktober 2010, 16.49
·         http://file.upi.edu /Direktori/C – FPBS. Pengarang: Usep Kuswari. Judul: Landasan Teoritis. Diunduh pada: 17 Oktober 2010, 15.01

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s